• Sabtu, 21 Mei 2022

Pelabuhan Depapre akan Jadi Hub Indonesia Timur

- Kamis, 13 Januari 2022 | 11:00 WIB
Kapal Bermuatan Kontainer Bersandar Perdana di Pelabuhan Depapre, Kabupaten Jayapura, Papua (Dok Pemda Kabupaten Jayapura)
Kapal Bermuatan Kontainer Bersandar Perdana di Pelabuhan Depapre, Kabupaten Jayapura, Papua (Dok Pemda Kabupaten Jayapura)

MEDIUM.CO.ID - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tengah menyiapkan Pelabuhan Depapre di Kabupaten Jayapura, Papua, sebagai hub wilayah Indonesia bagian timur. Sejak awal 2021, pelabuhan ini telah melayani rute baru tol laut yang menghubungkan wilayah Papua dan Papua Barat.

"Harapan kami seluruh pemangku kepentingan baik dari Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, dan unsur terkait lainnya, bersama-sama berperan aktif dan berkolaborasi dalam upaya meningkatkan kinerja Pelabuhan Depapre," ujar Menhub, Selasa (11/1/2022).

Untuk itu, sejumlah persiapan harus dilakukan untuk mengoptimalkan kinerja kegiatan kepelabuhanan di pelabuhan yang melayani kegiatan peti kemas dan kapal penumpang perintis tersebut.

Baca Juga: Pemerintah Jamin Harga Minyak Goreng di Kisaran Rp14.000

Menhub menjelaskan, saat ini perlu dilakukan upaya meningkatkan muatan balik dari timur ke barat. "Papua memiliki potensi komoditi yang banyak sekali mulai dari ikan, rumput laut, kayu, dan lain sebagainya. Kalau ini diusahakan, akan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat Papua dan juga dapat mengoptimalkan kinerja kapal tol laut karena tidak ada muatan yang kosong," kata Menhub.

Menhub mengungkapkan, Kabupaten Jayapura sebagai sentra pembangunan di Papua saat ini menjadi sorotan nasional maupun dunia. Hal ini ditandai dengan dibangunnya sejumlah infrastruktur seperti: Stadion Lukas Enembe yang megah dan berstandar internasional, serta Bandara Sentani di Jayapura yang telah dikembangkan menjadi bandara internasional.

"Kedepan, Pelabuhan Depapre akan menjadi Pelabuhan Utama yang diharapkan dapat menggeliatkan ekonomi di Kabupaten Jayapura dan sekitarnya," ucap Menhub.

Baca Juga: Kementerian PUPR Genjot Pembangunan Bendungan Jragung

Kemenhub mulai membangun Pelabuhan Depapre baik pada sisi darat maupun laut pada 2015 - 2020, dengan total investasi sekitar Rp175 Miliar menggunakan APBN. Pembebasan lahan telah dilakukan secara bertahap sejak 2007 - 2013 dengan luas lahan 24,83 hektare dari total 74 hektar lahan yang dibutuhkan. Pekerjaan reklamasi juga telah dikerjakan dengan luasan sekitar 15,67 hektare.

Sesuai dengan Rencana Induk Pelabuhan Nasional, pelabuhan ini akan terus dikembangkan, antara lain dengan membangun jalan Sentani Depapre sebagai jalan akses menuju ke pelabuhan. Pelabuhan Depapre memiliki letak yang strategis, yaitu berada di Teluk Tanah merah yang menghadap langsung ke Samudera Pasifik yang dapat menjadi gerbang perdangangan internasional, terutama di wilayah Asia Pasifik.***

Halaman:

Editor: Irfan Malik

Sumber: Info Publik

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Menaker Tegaskan 2022 THR Harus Kontan

Minggu, 10 April 2022 | 02:00 WIB

Jakarta Hadir di London Book Fair 2022

Kamis, 7 April 2022 | 04:30 WIB

Transaksi Digital Melalui QRIS Terus Melonjak

Rabu, 6 April 2022 | 03:00 WIB

Transformasi Digital Bawa Ayam Taliwang ke Eropa

Kamis, 31 Maret 2022 | 13:00 WIB

Wamenkeu: Tidak Semua Barang/Jasa Dikenakan PPN

Sabtu, 19 Maret 2022 | 13:00 WIB
X