• Jumat, 9 Desember 2022

Transaksi Ekonomi dan Keuangan Digital Berkembang Pesat

- Senin, 25 April 2022 | 15:00 WIB
Ilutrasi transaksi ekonomi dan keuangan digital. (Foto: pikiran-rakyat.com)
Ilutrasi transaksi ekonomi dan keuangan digital. (Foto: pikiran-rakyat.com)

MEDIUM.CO.ID - Transaksi ekonomi dan keuangan digital menunjukkan perkembangan pesat seiring peningkatan akseptasi dan preferensi masyarakat dalam berbelanja daring, perluasan dan kemudahan sistem pembayaran digital serta akselerasi digital banking.

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Wimboh Santoso, mengatakan bahwa dalam ekonomi digital, Indonesia akan menjadi nomor satu di Asia Tenggara.

"Saya percaya itu. Saya rasa kontribusi transaksi pada tahun 2025 diperkirakan dapat mencapai 124 miliar dolar AS. Kami (Indonesia) memiliki 17.000 pulau, kami adalah pusat sumber daya alam. Kami banyak berkembang dalam sektor pertambangan, pertanian, kelapa sawit, perikanan dan pariwisata,” kata Wimboh seperti dikutip dari laman InfoPublik.id, Minggu (24/4/2022).

Baca Juga: 15 Ucapan Hari Raya Idul Fitri 2022 Penuh Makna

Bank Indonesia mencatat, dari sisi nontunai, nilai transaksi uang elektronik (UE) pada triwulan I 2022 tercatat tumbuh 42,06% (yoy), dan untuk keseluruhan tahun 2022 diproyeksikan meningkat 18,03% (yoy) hingga mencapai Rp360 triliun.

Nilai transaksi digital banking pada triwulan I 2022 meningkat 34,90% (yoy), dan untuk keseluruhan tahun 2022 diproyeksikan meningkat 26,72% (yoy) hingga mencapai Rp51.729 triliun.

"Bank Indonesia terus mendorong inovasi sistem pembayaran termasuk dalam rangka mendukung program pemerintah dan percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) serta mendorong akselerasi Ekonomi dan Keuangan Digital (EKD) yang inklusif dan efisien melalui kebijakan sistem pembayaran nontunai," kata Erwin Haryono selaku Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI).

Baca Juga: Penting! Simak 6 Tips Hindari Rumah Kebakaran Saat Ditinggal Mudik

Menurut Erwin, BI terus melanjutkan upaya perluasan layanan BI-FAST melalui mobile banking serta meningkatkan komunikasi kepada masyarakat dan lembaga terkait. Sinergi dengan Pemerintah juga terus dilakukan untuk mendorong percepatan digitalisasi pembayaran melalui elektronifikasi bansos, transaksi Pemda, dan transportasi.***

Editor: Dede Sandi Mulyadi

Sumber: InfoPublik.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Menaker Tegaskan 2022 THR Harus Kontan

Minggu, 10 April 2022 | 02:00 WIB

Jakarta Hadir di London Book Fair 2022

Kamis, 7 April 2022 | 04:30 WIB

Transaksi Digital Melalui QRIS Terus Melonjak

Rabu, 6 April 2022 | 03:00 WIB

Transformasi Digital Bawa Ayam Taliwang ke Eropa

Kamis, 31 Maret 2022 | 13:00 WIB

Terpopuler

X