• Sabtu, 4 Desember 2021

Kemenkes Luncurkan 3 Program sebagai Langkah Cegah Kematian Ibu dan Anak

- Senin, 20 September 2021 | 09:00 WIB
Menkes, Budi Gunardi (Youtube/Sekretariat Presiden)
Menkes, Budi Gunardi (Youtube/Sekretariat Presiden)

MEDIUM.CO.ID - Risiko kematian ibu dan bayi masih menjadi permasalahan di berbagai negara, salah satunya di Indonesia.

Faktor risiko persalinan terjadi mulai fase sebelum dan saat kehamilan. Sebab, lebih dari 62% kematian ibu dan bayi terjadi di rumah sakit.

Hal inilah yang melatarbelakangi pelaksanaan peringatan Hari Keselamatan Sedunia 2021 yang mengusung tema 'safe maternal and newborn care' yang tahun ini diperingati (17/9) di RSAB Harapan Kita Jakarta.

Baca Juga: Sandiaga Uno: Kunci Kebangkitan Sektor Parekraf adalah Vaksinasi dan Protokol Kesehatan

Menkes Budi Gunadi Sadikin dalam sambutannya mengatakan, pandemi ini menyebabkan kurangnya aktivitas kesehatan masyarakat yang dilakukan oleh tenaga kesehatan di seluruh puskesmas untuk rutin memonitor kondisi kesehatan ibu dan anak.

Jumlah kematian ibu dan anak pada masa pandemi ini perlu menjadi perhatian bersama.

''Kami menyadari bahwa, harus segera kita kembalikan fokus bukan hanya menangani covid tapi fokus untuk terus meningkatkan layanan bagi seluruh ibu dan anak Indonesia dimanapun mereka berada,'' terang Menkes, dilansir situs Kemenkes.

Baca Juga: Menteri Desa PDTT Ingatkan Warga Desa Taat Protokol Kesehatan

Merespon hal tersebut, tahun depan Kemenkes akan meningkatkan tiga langkah baru untuk menekan angka kematian ibu dan bayi.

Yaitu meningkatkan cakupan imunisasi, meningkatkan jumlah kunjungan Antenatal Care (ANC), dan juga memastikan infrastruktur USG siap di setiap puskesmas.

Halaman:

Editor: Afifah Rahmah

Sumber: Kemenkes RI

Tags

Terkini

Erick Thohir Minta Toilet Umum di SPBU Gratis

Selasa, 23 November 2021 | 19:45 WIB

Perpadi Jamin Stok Beras Cukup Sampai Akhir Tahun

Jumat, 19 November 2021 | 14:30 WIB
X