• Sabtu, 23 Oktober 2021

Pencak Silat Diakui sebagai Warisan Budaya Indonesia di Belanda

- Senin, 20 September 2021 | 19:41 WIB
Pencak silat diakui sebagai warisan budaya dari Indonesia di Belanda ( dok. Kemenlu.go.id).
Pencak silat diakui sebagai warisan budaya dari Indonesia di Belanda ( dok. Kemenlu.go.id).

MEDIUM.CO.ID - Direktur Dutch Center for Intangible Cultural Heritage (Kenniscentrum Immaterieel Erefgoed Nederland/KIEN), Marco van Baalen, menandatangani sertifikat yang menginvetarisasi Pencak Silat sebagai intangible cultural heritage (warisan budaya tak benda) di Belanda.

Penandatanganan dilakukan di sela-sela pembukaan latihan bersama Federasi Pencak Silat Belanda (Nederlandse Pencak Silat Federatie/NPSF) di Amersfoort, Belanda pada Minggu (19/9/2021).

Latihan bersama NPSF diikuti oleh lebih dari 200 pesilat dari 22 perguruan pencak silat di seluruh Belanda. Turut hadir dalam Latihan tersebut Dubes RI untuk Belanda, Mayerfas.

Baca Juga: Diresmikan Presiden Jokowi, Ini Keistimewaan Rusun Pasar Rumput

Menurut Direktur KIEN, pengajuan Pencak Silat untuk diinventarisasi sebagai warisan budaya yang berada di Belanda disampaikan langsung oleh NPSF.

“Berdasarkan pengajuan dari komunitas (NPSF) tersebut, kami melakukan riset mengenai Pencak Silat dan mendapatkan Pencak Silat sebagai shared intangible cultural heritage di Belanda yang terkait dengan Indonesia. Selain Pencak Silat, terdapat juga 3 (tiga) warisan budaya takbenda lain yaitu gamelan jawa, restoran Chinese-Indonesian, dan Rijstafel,” jelas Direktur Marco.

Dubes Mayerfas dalam kesempatan tersebut menyatakan kebanggaan melihat Pencak Silat yang kaya akan nilai, tradisi, dan budaya Indonesia diajarkan secara luas di Belanda.

Baca Juga: BMKG Rilis Daftar Provinsi Berpotensi Banjir Bandang, Jawa Barat Salah Satunya

“Ini pertama kali saya melihat latihan pencak silat yang dihadiri lebih dari 200 orang di luar negeri. Jumlah ini baru sebagian kecil dari jumlah total pesilat di Belanda. Kita akan terus bekerja untuk mempromosikan Pencak Silat dan budaya Indonesia lainnya di Belanda,” tutur Dubes.

KIEN adalah lembaga yang bertugas untuk menginventarisasi warisan budaya yang terdapat di Belanda sesuai dengan UNESCO Convention for the Safeguarding of Intangible Cultural Heritage.

Halaman:

Editor: Irfan Malik

Sumber: kemlu.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PTMT di Kota Depok Tetap Berlanjut

Jumat, 22 Oktober 2021 | 20:36 WIB

Wapres: Kemiskinan Tak Bisa Selesai dengan Bansos

Jumat, 22 Oktober 2021 | 20:26 WIB

Presiden Jokowi Jajal Jembatan Sei Alalak Naik Rantis

Jumat, 22 Oktober 2021 | 19:42 WIB

PPKM Level 2, Pemkot Depok Keluarkan Sejumlah Aturan

Jumat, 22 Oktober 2021 | 11:14 WIB
X