• Sabtu, 4 Desember 2021

Presiden Minta MES Jadi Lokomotif Pengembangan Ekonomi Syariah

- Jumat, 22 Oktober 2021 | 19:38 WIB
Presiden Joko Widodo saat memberikan sambutan pada Peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2021 dan Peluncuran Logo Baru MES di Istana Negara, Jakarta, Jumat 22 Oktober 2021. (Tangkapan Layar YouTube Sekretariat Presiden)
Presiden Joko Widodo saat memberikan sambutan pada Peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2021 dan Peluncuran Logo Baru MES di Istana Negara, Jakarta, Jumat 22 Oktober 2021. (Tangkapan Layar YouTube Sekretariat Presiden)

MEDIUM.CO.ID - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mendorong Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) untuk menjadi lokomotif perkembangan ekonomi syariah di Indonesia.

"Sebagai organisasi keumatan, Masyarakat Ekonomi Syariah diharapkan menjadi lokomotif pengembangan ekonomi syariah yang membumi, yang menyentuh ekonomi umat secara langsung, yang melahirkan lebih banyak wirausaha-wirausaha dari kalangan santri, yang menggerakkan perekonomian yang inklusif," ujar Presiden.

Presiden kembali menekankan bahwa sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia Indonesia harus menjadi pemain utama dalam ekonomi syariah dan industri halal di dunia sekaligus menjadi pusat gravitasi ekonomi syariah global.

Baca Juga: Liga Konferensi Eropa: Vitesse Menang 1-0 Atas Tottenham Hotspurs

"Berdasarkan data The State of Global Islamic Economy Indicator Report, sektor ekonomi syariah Indonesia telah mengalami pertumbuhan yang berarti. Tahun 2018, ekonomi syariah Indonesia berada di peringkat 10 besar dunia," kata Jokowi.

"Kemudian di tahun 2019, naik menjadi peringkat 15. Dan, tadi seperti yang disampaikan oleh Bapak Wapres, di tahun 2020 ekonomi syariah Indonesia sudah berada di peringkat empat dunia. Naik, naik, naik terus," imbuhnya.

Meskipun menilai perkembangan ekonomi syariah di tanah air cukup pesat, Jokowi mengingatkan semua pemangku kepentingan untuk tidak berpuas diri.

Baca Juga: Robert Alberts Ingin Pemain Persib Tunjukkan Determinasi Tinggi Hadapi PSS Sleman

Dia menekankan, perlu adanya upaya yang sinergis antarpemangku kepentingan agar ekonomi syariah di tanah air dapat tumbuh lebih pesat lagi.

"Saya menaruh harapan besar kepada masyarakat ekonomi syariah untuk menjadi jembatan bagi seluruh pemangku kepentingan ekonomi syariah, untuk membangun ekosistem ekonomi syariah di negara kita Indonesia, untuk membangun ekonomi inklusif yang memberdayakan dan mampu bertahan menghadapi berbagai macam krisis," tandasnya.***

Halaman:

Editor: Deden Abdul Aziz

Sumber: setkab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Erick Thohir Minta Toilet Umum di SPBU Gratis

Selasa, 23 November 2021 | 19:45 WIB

Perpadi Jamin Stok Beras Cukup Sampai Akhir Tahun

Jumat, 19 November 2021 | 14:30 WIB
X