• Sabtu, 4 Desember 2021

Polisi: Korban Pinjol Ada yang Stres sampai Bunuh Diri

- Jumat, 22 Oktober 2021 | 20:39 WIB
Kombes Yusri Yunus. (Humas Mabes Polri)
Kombes Yusri Yunus. (Humas Mabes Polri)

MEDIUM.CO.ID - Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya mengungkap lima lokasi kasus pinjaman online (pinjol) ilegal.

Perusahaan pinjol online menyebar foto nasabah dengan disandingkan gambar porno kepada keluarga bahkan atasan korban bekerja.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan, sebanyak 13 tersangka diamankan dari lima lokasi penggerebekan.

Baca Juga: Hari Ini 21 Provinsi Tercatat Nol Kematian Covid-19, Termasuk DKI Jakarta

Kegiatan pinjol dampaknya sangat terasa ke masyarakat bahkan berujung kematian.

Modus fintek peminjaman dana dengan perjanjian waktu (peer to peer leanding) ilegal salah satunya adalah bagian desk collection atau DC melakukan penagihan.

Pada unit DC ini mereka melakukan tagihan modus lewat sms dan medsos para korban.

Baca Juga: Satgas Covid-19 Kota Bandung Minta Pengelola Bioskop Mengatur Tempat Duduk Lebih Teliti

"Dengan ancaman bahkan ada foto si konsumen dicrop dan dijadikan satu gambar asusila untuk tujuan menekan peminjam dana dengan ancaman-ancaman yang ada," kata Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Jumat 22 Oktober 2021.

Tidak hanya itu, pinjol ilegal juga menyebarkan foto asusila tersebut kepada keluarga nasabah. Tidak hanya pada keluarga pinjol ilegal juga menyebarkan foto tersebut kepada rekan kerja bahkan atasan kantor.

Halaman:

Editor: Deden Abdul Aziz

Sumber: Humas Mabes Polri

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Erick Thohir Minta Toilet Umum di SPBU Gratis

Selasa, 23 November 2021 | 19:45 WIB

Perpadi Jamin Stok Beras Cukup Sampai Akhir Tahun

Jumat, 19 November 2021 | 14:30 WIB
X