• Sabtu, 4 Desember 2021

Presiden Jokowi Minta LADI Direformasi Total Buntut Sanksi dari WADA

- Jumat, 22 Oktober 2021 | 21:30 WIB
Presiden Joko Widodo. (Humas Setkab)
Presiden Joko Widodo. (Humas Setkab)

MEDIUM.CO.ID - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar Lembaga Anti-Doping Indonesia (LADI) direformasi total buntut sanksi dari Lembaga Anti-doping Dunia (WADA).

Jokowi sebelumnya memanggil Menpora Zainudin Amali dan LADI ke Istana Negara, Jumat 22 Oktober 2021. Pertemuan membahas sanksi yang diberikan oleh WADA.

"Dalam rapat tersebut, Bapak Presiden minta dilakukan evaluasi internal dan investigasi secara menyeluruh. Reformasi LADI secara total," ungkap Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin.

Baca Juga: Lewis Hamilton Tak Akan Beri Ampun Max Verstappen di GP Amerika 2021

Selain itu Bey mengatakan bahwa Presiden Jokowi juga meminta agar Menpora memperbaiki komunikasi dengan WADA. Tujuannya agar bisa mencari cara agar sanksi yang diterima Indonesia bisa segera diselesaikan.

"Menpora segera perbaiki komunikasi dengan WADA,” tuturnya.

Menurut Bey rapat tersebut langsung dipimpin Presiden Jokowi dan dihadiri Wapres, Menteri Pemuda dan Olahraga, Menteri Sekretaris Negara, Sekretaris Kabinet, Menteri Keuangan, Wakil Menteri BUMN, dan Ketua LADI.

Baca Juga: Fabio Quartararo Tak Sabar Ingin Menjajal Sirkuit Mandalika

Seperti diketahui LADI pun diberi sanksi oleh WADA karena dianggap tak mematuhi prosedur anti-doping, yakni test doping plan (TDP).

Akibat sanksi ini, Indonesia tidak diperbolehkan mengibarkan bendera Merah Putih di single event dan multievent internasional.

Halaman:

Editor: Deden Abdul Aziz

Sumber: setkab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Erick Thohir Minta Toilet Umum di SPBU Gratis

Selasa, 23 November 2021 | 19:45 WIB

Perpadi Jamin Stok Beras Cukup Sampai Akhir Tahun

Jumat, 19 November 2021 | 14:30 WIB
X