• Minggu, 2 Oktober 2022

Bareskrim Polri Selidiki Kasus Ujaran Penistaan Agama Saifudin Ibrahim

- Minggu, 20 Maret 2022 | 13:30 WIB
Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Ahmad Ramadhan saat memberikan keterangan pers. (Foto: PMJ News/Nia)
Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Ahmad Ramadhan saat memberikan keterangan pers. (Foto: PMJ News/Nia)

MEDIUM.CO.ID - Bareskrim Polri mulai menyelidiki kasus ujaran kebencian dan penistaan agama yang dilakukan oleh Pendeta Saifudin Ibrahim (SI). Tahap awal, polisi meminta keterangan ahli terkait kasus ini.

Karo Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Ahmad Ramadhan menyatakan penyelidikan berdasarkan laporan LP/B/0133/3/2022/SPKT bertanggal 18 Maret 2022. Kasus ditangani Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri.

"Berdasarkan laporan tersebut, Dir Siber Bareskrim Polri telah melaksanakan proses penyelidikan terkait dugaan penistaan agama, ujaran kebencian terkait SARA yang dilakukan oleh saudara SI (Saifudin Ibrahim)," ungkap Ahmad Ramadhan, seperti dikutip dari laman PMJ NEWS, Sabtu (19/3/2022).

Baca Juga: Ridwan Kamil: Bahaya Generasi Rebahan

Menurut Ramadhan, tim Ditsiber Polri sudah melakukan serangkaian pemeriksaan awal terhadap beberapa ahli antara lain pakar bahasa, pakar sosiologi hukum, ahli keagamaan Islam, dan pendapat para pakar pidana.

Selain itu, lanjut Ramadhan, tim juga melacak keberadaan Saifudin Ibrahim. Dari hasil pelacakan tersebut, Ditsiber mendapati keberadaan Saifudin Ibrahim berada di Ameriksa Serikat (AS).

Oleh karena itu, kata Ramadhan, Polri melakukan kordinasi dengan Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, Kementerian Luar Negeri dan FBI untuk memastikan keberadaan Saifudin Ibrahim di Amerika serikat.

Baca Juga: MotoGP Mandalika Bawa Manfaat Ekonomi Bagi Masyarakat Lokal

"Dari hasil kordinasi, dan permintaan bantuan tersebut, selanjutnya akan diketahui pasti keberadaan saudara SI untuk selanjutnya dilakukan proses penyelidikan," tuturnya.

Dia menambahkan, proses penyelidikan kasus penistaan agama ini, akan terus dilanjutkan untuk menimbang alat bukti, agar dapat meningkat ke penyidikan dan penetapan tersangka.

Halaman:

Editor: Dede Sandi Mulyadi

Sumber: PMJ News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Diperiksa Penyidik, DJ Una Minta Doa

Senin, 25 April 2022 | 15:30 WIB

BKSAP Desak PBB Tegas Sikapi Kekerasan di Al-Aqsa

Selasa, 19 April 2022 | 16:00 WIB

Vanessa Khong dan Ayahnya Minta Tunda Pemeriksaan

Jumat, 15 April 2022 | 05:00 WIB

Polri Ungkap Peran Adik Hingga Pacar Indra Kenz

Selasa, 12 April 2022 | 02:30 WIB

Terpopuler

X