• Jumat, 9 Desember 2022

Jokowi: Batasi Pengadaan Barang Impor dalam Pelaksanaan APBN, APBD, dan Belanja BUMN

- Jumat, 25 Maret 2022 | 19:30 WIB
Presiden Joko Widodo. (Humas Setkab/Agung)
Presiden Joko Widodo. (Humas Setkab/Agung)

MEDIUM.CO.ID - Presiden Joko Widodo meminta para menteri, kepala lembaga, hingga kepala daerah untuk mengurangi pengadaan barang impor dan mendorong penggunaan barang-barang dalam negeri dalam pengadaan barang.

"Coba CCTV beli impor, di dalam negeri ada yang bisa produksi, seragam dan sepatu tentara dan polisi beli dari luar. Kita ini produksi di mana-mana bisa," kata Jokowi di Hotel Grand Hyatt Nusa Dua, Bali, Jumat 25 Maret 2022.

Lebih lanjut Jokowi menyampaikan, apabila APBN, APBD, dan aggaran BUMN digunakan untuk belanja pangadaan produk dalam negeri maka hal itu dapat memacu pertumbuhan ekonomi dalam negeri.

Baca Juga: Hindari, Berikut 6 Hal yang Membatalkan Puasa Ramadhan

"Coba kita belokkan semua di sini, barang yang kita beli barang dalam negeri berarti akan ada investasi, berarti membuka lapangan pekerjaan tadi sudah dihitung bisa membuka 2 juta lapangan pekerjaan," ujarnya.

Jokowi juga meminta kepada kepala daerah untuk mendorong UKM-UKM di daerah itu agar segera masuk ke e-katalog.

"Kepada kepala daerah, gubernur, bupati, wali Kota, ambil UKM-UKM kita yang baik-baik kualitasnya segera masukkan e-katalog. Masukkan sebanyak-banyaknya," tutur Jokowi.

Baca Juga: Ampuh, Berikut 6 Makanan yang Bisa Meredakan Sakit Tenggorokan

Kemudian terkait dengan keluhan para pelaku UMKM mengenai sertifikat SNI, Jokowi meminta kepada jajarannya untuk mempermudah perizinan SNI.

"Buat sederhana jangan ruwet mahal lagi bayar sana bayar sini, dipermudah biar semuanya nanti bisa masuk ke e-katalog," ucapnya.

Halaman:

Editor: Deden Abdul Aziz

Sumber: setkab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ramadan, Momentum Tekan Covid-19 dan Pacu Ekonomi

Selasa, 29 Maret 2022 | 17:00 WIB

Komsi IV DPR RI Dukung Rehabilitasi Hutan di IKN

Selasa, 29 Maret 2022 | 15:30 WIB

Luar Biasa, APBN Surplus Rp19,7 Triliun

Selasa, 29 Maret 2022 | 14:30 WIB

Kedatangan PPLN melalui Bali dan Soetta Meningkat

Senin, 28 Maret 2022 | 11:00 WIB

Terpopuler

X