• Minggu, 2 Oktober 2022

Kemenkes: Mobilitas Mudik Lebih Masif dari MotoGP Mandalika, Vaksinasi Booster Jadi Syarat Tepat

- Sabtu, 26 Maret 2022 | 12:30 WIB
Pemerintah mewajibkan vaksinasi booster untuk meningkatkan kekebalan imunitas masyarakat mengingat mobilitasnya lebih masif daripada acara MotoGP Mandalika. (Foto: Kemenkes)
Pemerintah mewajibkan vaksinasi booster untuk meningkatkan kekebalan imunitas masyarakat mengingat mobilitasnya lebih masif daripada acara MotoGP Mandalika. (Foto: Kemenkes)

MEDIUM.CO.ID - Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi mengungkapkan, bahwa mobilitas mudik dinilai lebih masif karena melibatkan puluhan juta orang daripada mobilitas acara MotoGP Mandalika 2022.

Sehingga, perlu vaksinasis lanjutan atau booster untuk mengurangi risiko jika tertular Covid-19. Oleh karenanya pemerintah mewajibkan vaksinasi booster untuk meningkatkan kekebalan imunitas masyarakat.

“Mobilitas masyarakat yang masif memungkinkan penularan Covid-19 yang lebih tinggi. Maka dari itu vaksinasi booster penting dilakukan untuk membantu mengurangi dampak kesakitan jika tertular Covid-19,” katanya seperti dikutip darilaman InfoPublik.id, Jumat (25/3/2022).

Baca Juga: Jokowi: Batasi Pengadaan Barang Impor dalam Pelaksanaan APBN, APBD, dan Belanja BUMN

Hasil survey Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan, Kementerian Perhubungan tentang mudik lebaran 2022 diketahui potensi masyarakat yang akan melakukan mudik berjumlah sekitar 80 juta orang.

Jumlah tersebut jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan jumlah penonton acara MotoGP Mandalika yang dibatasi maksimal sebanyak 60 ribu orang. Selanjutnya, mudik merupakan momentum bersilaturahmi dan mengunjungi orang tua.

Risiko penularan akan lebih berbahaya jika penularan terjadi pada orang tua atau Lansia di kampung halaman. Dengan demikian, lanjut Nadia vaksinasi booster tetap harus dilaksanakan.

Baca Juga: Menparekraf: Beli dan Pakai Produk Lokal Mempercepat Kebangkitan Ekonomi

Pemberian vaksinasi booster tetap mengacu pada interval pemberian vaksinasi, mulai dari vaksinasi pertama, vaksinasi kedua, hingga vaksinasi booster. Nadia pun meminta masyarakat untuk melengkapi vaksinasi Covid-19.

“Bagi masyarakat yang belum vaksinasi booster dan kebetulan akan melakukan mudik, diharapkan segera melakukan vaksinasi jika telah tiba waktunya. Vaksinasi booster bisa disuntikkan minimal setelah tiga bulan kepada orang yang sudah divaksinasi lengkap,” kata Nadia.

Halaman:

Editor: Dede Sandi Mulyadi

Sumber: InfoPublik.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Diperiksa Penyidik, DJ Una Minta Doa

Senin, 25 April 2022 | 15:30 WIB

Kasal: Ramadan, Bulan yang Teramat Istimewa

Jumat, 22 April 2022 | 14:30 WIB

Bawaslu Tetapkan Penanggung Jawab Divisi

Rabu, 20 April 2022 | 14:30 WIB

Terpopuler

X