• Jumat, 12 Agustus 2022

Kedatangan PPLN melalui Bali dan Soetta Meningkat

- Senin, 28 Maret 2022 | 11:00 WIB
Ilustrasi kondisi penumpang di Bandara Soekarno Hatta. (Foto:pikiran-rakyat.com)
Ilustrasi kondisi penumpang di Bandara Soekarno Hatta. (Foto:pikiran-rakyat.com)

MEDIUM.CO.ID - Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) RI menyatakan kedatangan Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai (Bali) dan Soekarno-Hatta (Soetta) meningkat signifikan pascapembebasan karantina.


"Berdasarkan data Tempat Pemeriksaan Imigrasi Bandara I Gusti Ngurah Rai, total PPLN yang masuk ke Bali sejak 13 hingga 24 Maret yakni 7.317 orang," kata Sub Koordinator Humas Ditjen Imigrasi Kemenkumham, Achmad Nur Saleh, melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, seperti dikutip dari laman InfoPublik.id Sabtu (26/3/2022)

Achmad menuturkan puncak kedatangan PPLN melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai yaitu pada 19 Maret 2022 dengan jumlah 1.060 orang.

Baca Juga: Penting Diketahui, Ini Penyebab Sakit Perut Setelah Minum Kopi

Sementara, jumlah kedatangan PPLN di Bandara Soeta pada 25 Maret 2022 tercatat sebanyak 2.470 orang asing telah melewati pemeriksaan keimigrasian.

"Selain di Bali, kami juga mulai melihat adanya tren peningkatan kedatangan PPLN ke Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta setelah pemberlakuan bebas karantina," kata Achmad.

Achmad mengatakan pada awalnya kebijakan bebas karantina diujicobakan bagi turis asing yang masuk melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai pada 7 Maret 2022. Setelah itu, kedatangan orang asing khususnya di Bali mengalami peningkatan.

Baca Juga: Di Tengah Konflik Rusia-Ukraina, RI Pastikan KTT G20 Berlangsung Netral

Dalam kurun waktu yang sama tercatat 3.611 penerbitan Visa on Arrival (VoA) atau Visa Kedatangan khusus wisata di Bali atau setengah dari total kedatangan. Selain Warga Negara Indonesia (WNI), PPLN didominasi oleh Warga Negara Australia yang kedatangannya lebih dari 200 orang per hari.

Achmad mengatakan kemudahan yang diberikan terhadap orang asing yang hendak masuk ke Indonesia, baik secara keimigrasian maupun protokol kesehatan, diterapkan berdasarkan hasil evaluasi uji coba penerapan kebijakan.

"Kami berharap seluruh upaya ini dapat mendorong pulihnya perekonomian dan industri pariwisata nasional," ujarnya.

Baca Juga: Dalami Dugaan Korupsi Garuda Indonesia, Kejagung Periksa Dirkeu Citilink

Secara umum, mengacu pada Surat Edaran Satgas Covid-19 Nomor 15 Tahun 2022, PPLN yang sudah menerima vaksinasi dosis kedua dan ketiga dipersilakan melanjutkan perjalanan apabila tes Real-Time Polymerase Chain Reaction/RT PCR negatif.

Sementara, jika PPLN belum menerima vaksinasi atau baru mendapatkan vaksinasi dosis pertama, maka wajib menjalani karantina selama 5x24 jam.***

Editor: Dede Sandi Mulyadi

Sumber: InfoPublik.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ramadan, Momentum Tekan Covid-19 dan Pacu Ekonomi

Selasa, 29 Maret 2022 | 17:00 WIB

Komsi IV DPR RI Dukung Rehabilitasi Hutan di IKN

Selasa, 29 Maret 2022 | 15:30 WIB

Luar Biasa, APBN Surplus Rp19,7 Triliun

Selasa, 29 Maret 2022 | 14:30 WIB

Kedatangan PPLN melalui Bali dan Soetta Meningkat

Senin, 28 Maret 2022 | 11:00 WIB

Terpopuler

X