• Selasa, 5 Juli 2022

Siaran TV Digital akan Menjangkau Kawasan Blank Spot TV Analog

- Kamis, 21 April 2022 | 16:30 WIB
Kominfo) mencatat hingga kini masih terdapat 226 daerah yang belum terjangkau siaran televisi (TV) analog, menjelang diberlakukannya program penghentian siaran tv analog atau analog switch off (ASO). (Foto: zoom/Livestream YouTube)
Kominfo) mencatat hingga kini masih terdapat 226 daerah yang belum terjangkau siaran televisi (TV) analog, menjelang diberlakukannya program penghentian siaran tv analog atau analog switch off (ASO). (Foto: zoom/Livestream YouTube)

MEDIUM.CO.ID - Sebanyak 226 daerah belum terjangkau siaran televisi (TV) analog, menjelang diberlakukannya program penghentian siaran tv analog atau analog switch off (ASO) tahap satu pada 30 April 2022 mendatang,

Direktur Pengelolaan Media Direktorat Pengelolaan Media, Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika (Direktur PM Kominfo), Nursodik Gunarjo, mengatakan daerah yang belum terjangkau siaran TV (blank spot) TV tersebut akan diisi oleh siaran TV digital karena memiliki jangkauan lebih luas dan teknologi lebih canggih dari siaran TV analog.

“Salah satu dari semangat untuk membuat siaran TV digital ini adalah bagaimana kedepan dapat mengisi blank spot atau daerah yang selama ini tidak terisi siaran TV analog,” ujar Direktur PM Kominfo Nursodik seperti dikutip dari laman InfoPublik.id Rabu (20/4/2022).

Baca Juga: Target Selesai Agustus 2022, Ini Fungsi Bendungan Ciawi dan Sukamahi

Webinar ini dihadiri oleh narasumber Direktur PM Kominfo, Nursodik Gunarjo, Kadis Kominfo Persandian dan Statistik Provinsi Papua Barat Frans H Istia, dan Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Papua Rusni Abaidata.

Menurut Nursodik, penyebab utama terjadinya blank spot karena teknologi siaran TV analog tidak bisa menjangkau kawasan dengan kondisi geografis beragam seperti kawasan Indonesia bagian Timur, terutama Papua, sehingga jangkuan siarannya terbatas.

Olah karenanya pemerintah, melalui Lembaga penyiaran pemerintah (LPP) TVRI dipastikan segera membangun infrastruktur jaringan siaran TV digital di kawasan terdepan, terluar dan tertinggal (3T), termasuk kawasan blank spot, setelah program ASO dilaksanakan.

Baca Juga: Hindari Terjebak Kemacetan Parah, Inilah Tanggal Baik untuk Mudik

“Sudah diagendakan dalam dua tahun kedepan TVRI akan membangun jaringan supaya 226 kawasan blank spot itu bisa segera bisa terlayani siaran TV digital,” imbuhnya.

Kepala Dinas (Kadis) Kominfo Persandian dan Statistik Provinsi Papua Barat, Frans H Istia, menyatakan pihaknya mendukung penuh program ASO yang pada tahap satu meliputi sejumlah wilayah Papua Barat, yakni Kabupaten Sorong, Kota Sorong, Kabupaten Manokwari, Kabupaten Manokwari Sleatan dan Kabupaten Pengunungan Arfak.

Halaman:

Editor: Dede Sandi Mulyadi

Sumber: InfoPublik.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Diperiksa Penyidik, DJ Una Minta Doa

Senin, 25 April 2022 | 15:30 WIB

Kasal: Ramadan, Bulan yang Teramat Istimewa

Jumat, 22 April 2022 | 14:30 WIB

Bawaslu Tetapkan Penanggung Jawab Divisi

Rabu, 20 April 2022 | 14:30 WIB

Terpopuler

X